Rabu, 13 April 2011

Ujian Nasional

Hanya tinggal hitungan hari.. lalu menyusut menjadi jam menit dan detik. Segala persiapan lahir maupun batin, mental maupun fisik telah matang. InsyaAllah.. dan sekarang hanya pasrah dg segala takdir, tapi pasrah bukan berarti menyerah, justru pasrah berarti kita harus lebih ikhlas dan berusaha menjalani segala takdir dariNya. 
Tiga tahun yang berharga telah terlampaui, diisi denga tangis, tawa, duka, canda, bahagia, penyesalan, tapi semua sudah berlalu. Menyesal karna telah melewatkan tiga tahun dengan hal-hal yang tdk berguna boleh saja, tapi tentunya akan lebih baik kalau menjadikan semua itu hikmah yang dapat dijadikan bekal di masa depan. wow.. bijak sekali, hihi.. 
kalau dulu pas SMA masih sering malas-malasan belajar, terus jadinya sekarang kelabakan, itu emang patut banget disesali, *ketauan deh* tapi bukankah penyesalan memang selalu datang terlambat? yang pasti... sekarang udah tau kan, betapa berharganya kesempatan belajar itu, betapa manisnya masa masa sekolah itu. dan sekarang,, ini bukan soal Ujian Nasional berakhir terus bisa nyantai, tapi.. saya dan semua anak SMA di indonesia dihadapkan pada masalah yang jauh lebih besar setelah lulus nanti. yaitu menentukan masa depan. kini kita bukan anak remaja lagi, tapi sudah berpijak di tangga kedewasaan. Beban yang lebih berat segera kita pikul setelah lulus SMA nanti, yaitu harapan para rakyat indonesia kpd generasi muda. Ini bukan sekedar opini atau pendapat, bahwa bagaimana nasib sebuah negara di masa depan ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Regenerasi itu pasti akan selalu terjadi. satu pemikiran maju dari seorang pemuda bisa menggetarkan dunia, begitu kata Bung Karno. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar